Baby Ara
Suara tangisan bayi yang masih merah itu membuat Alvano dan Arsena tersenyum haru, juga menghembuskan nafas lega.
Alvano datang tepat di sepuluh menit sebelum sang istri melahirkan, semua terjadi begitu cepat. Rintihan Arsena hingga tarikan nafas istrinya saat melahirkan masih terbayang di benak Alvano. Juga genggaman tangannya yang begitu erat.
Perjuangan seorang ibu dalam melahirkan bayinya sungguh tidak ternilai, Alvano sudah melihatnya langsung dan hatinya terenyuh, rasa ingin meminta maaf dan berterimakasih terus membayanginya, ia ingin mengucapkannya pada Arsena juga mamanya.
Kini, setelah perjuangan yang cukup lama tersebut, sang bayi akhirnya lahir, Alvano menatap mata sang istri, mengecup dahinya lama.
“Aku minta maaf, Na... Makasih yaa— makasih banyak udah berjuang ngelahirin anak kita, aku sayang kalian berdua.”
Arsena tersenyum lembut, tangannya mengelus pelan tangan Alvano yang ada dalam genggamannya.
“Bapak, Ibu, dede bayinya perempuan, sehat, kondisi vital stabil, beratnya 3 kilogram dan panjang sekitar 49 cm.”
Suara seorang dokter yang membantu persalinan Arsena membuat keduanya memalingkan pandangan mereka. Dokter tersebut kemudian memperlihatkan sang bayi, membuat Arsena mengeluarkan air matanya. Rasa sakit saat melahirkan tadi sontak bagaikan menghilang sepenuhnya begitu melihat kehadiran anaknya. Anak mereka.
Arsena mengulurkan tangannya, hendak menggendong bayinya, dokter tersebut tersenyum dan menyerahkannya perlahan. Bayi tersebut memang sudah dibersihkan oleh para perawat, dan sudah seharusnya digendong oleh sang ibu agar hangat. Sebelum nantinya akan dibawa ke ruang steril, untuk prosedur selanjutnya.
“You're so tiny,” lirih Arsena. Perasaannya tidak mampu hanya dideskripsikan oleh kata-kata. Hatinya begitu bahagia. Tangannya yang kecil mengenggam pelan telunjuk Arsena.
Alvano tersenyum memandang pemandangan tersebut, hatinya menghangat. Lelaki itu kemudian memberikan ciuman pelan di dahi sang bayi.
“Baby Ara...”
'Aara Aleena Pratama'
Nama yang sudah disepakati oleh Arsena dan Alvano untuk anak pertama mereka itu. Nama yang memiliki arti anak kesayangan perempuan manis seperti sutra dari surga. Harapan juga doa Alvano dan Arsena untuk anak pertama mereka.
— — —